Seminar Nasional dan Workshop K3L Teknik Industri

Rangkaian kegiatan Pekan TI terus berlanjut, setelah kemarin pembukaan Futsal Kaprodi Cup hari ini Rabu 09/05/2018 diadakan Seminar Nasional dan Workshop K3L bertemakan “Hubungan Kerja Industrial dan K3L”. Acara Seminar di adakan di Graha Wiyata Lt.9, sedangkan Workshop bertempatkan di lapangan parkir utara G pasca sarjana.

Kepala bidang Disnaker Surabaya Rizal Zainal Arifin selaku narasumber pertama menjelaskan hubungan ketenagakerjaan. “Saat ini banyak orang yang tidak tahu aturan-aturan tentang tenaga kerja, salah satunya adalah kontrak kerja. Karena desakan ekonomi mereka rela menandatangani kontrak kerja meskipun tidak adil. Tugas pemerintah adalah melindungi tenaga kerja tersebut” terangnya.

Tema selanjutnya adalah identifikasi potensi kebakaran oleh Sutjipto Hadi pengawas K3 Disnaker Provinsi Jatim. Beliau menjelaskan kerugian-kerugian akibat kebakaran yaitu hilangnya konsumen, kerugian atas hasil investasi, kerugian atas profit produk, hilangnya kepercayaan investor, hilangnya berkas penting dan lainnya. Sedangkan sumber kebakaran adalah api terbuka, listrik, pengelasan, merokok, arson, reaksi kimia dan alam.

“Banyak korban kebakaran berasal dari asapnya, karena ketika kita di dalam ruangan dan terjadi kebakaran kita menghirup asap tersebut, asap mengandung zat-zat berbahaya” terang Bapak Sutjipto. Lebih lanjut Beliau menjelaskan 30 % lebih kebakaran disebabkan oleh listrik seperti kelebihan beban, tidak mematikan peralatan elektronik dan sebagainya.

Bapak Dr. Ir. Sajiyo M.Kes sebagai narasumber terakhir seminar menjelaskan pentingnya keselamatan kerja. “Safety first, orang bekerja berprestasi saja tapi tidak selamat ya percuma” ungkap Beliau. Selanjutnya Bapak Sajiyo menjelaskan proses menjalarnya api supaya kita selamat ketika terjadi bencana. Pertama dengan radiasi, api menjalar dengan paparan langsung ke arah tegak lurus dan horizontal mengikuti gelombang elekromagnetik, jika terjadi kebakaran sebaiknya mematikan HP. Kedua konveksi, api menjalar mengikuti gerakan udara melalui cerobong, lobang, celah-celah. Terakhir adalah konduksi, api menjalar melalui media seperti tembok, meterial atau ruangan terdekatnya.

Setelah seminar di Lt. 9 selesai, dilanjutkan dengan workshop tentang cara pemadaman api di pimpin oleh Subiyanto dari selaku Demage Control Simulator Puspeknubika PJK3 PT. Alkom. Peserta di berikan pengetahuan tentang berbagai macam alat pemadam kebakaran dan cara menggunakannya. Kemudian di lanjutkan dengan simulasi pemadaman api. Mahasiswa maupun mahasiswi Untag Surabaya dengan berani mencoba simulasi pemadaman api setelah diberi contoh terlebih dahulu oleh petugas.

Komentar