Prodi Teknik Industri UNTAG Surabaya bersama Eqwip Hubs mengadakan Talk Show Green Business

Sebagai bentuk realisasi mata kuliah entrepreneur, Prodi Teknik Industri gelar acara Talk Show, Bazar, dan pameran poster PKM bertemakan “Green Business and Product Development Exhibiton. Acara ini diadakan di Plaza Proklamasi Selasa 17/7/2018 pukul 08.00 WIB.

Kaprodi Teknik Industri Ir. Tjahjo Purtomo MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari matakuliah entrepreneur. “Dengan adanya kegiatan ini semoga para mahasiswa termotivasi membangkitkan naluri bisnis mereka” terangnya.

Teknik Industri bekerja sama dengan Eqwip hub mengundang pemateri yaitu Levi Kingfisher dari Kanada. “Semua bisnis memiliki dampak pada lingkungan, positif maupun negatif. Green business ini meminimalisir dampak negatif dan menambah dampak positifnya pada lingkungan” katanya

Ada 2 hal yang ingin di fokuskan pada usaha atau bisnis ini yaitu, pertama usaha yang benar-benar mengurangi dampak negatif dari lingkungan contohnya mengganti energi yang tidak dapat diperbarui menjadi dapat di perbarui. Kedua binis yang secara tidak langsung mengurangi dampak negatif, misalnya restoran yang mengurangi penggunaan plastik.

Green Business tidak hanya menguntungkan lingkungan, tetapi pada segi ekonomi. Banyak yang mengira bisnis ini membutuhkan dana besar misalnya membutuhkan solar panel, tetapi 10-20 tahun kedepan akan terasa biayanya yang ringan dan lebih sustain karena menggunakan energi yang dapat diperbarui.

“Skill-skill mahasiswa teknik sangat dibutuhkan untuk membantu green business ini, banyak jenis pekerjaan seperti mengembangkan energi yang dapat diperbarui, membangun rancangan gedung yang ramah lingkungan, merancang taman-taman kota dll” kata Levi.

Levi memberikan 3 study kasus mengenai green business, yang pertama adalah rekontruksi bandara di kota Detroit. Dengan menggunakan lampu LED dapat menurunkan kebutuhkan listrik, menggunakan bahan daur ulang, menghemat air dengan non-potable water dan meningkatkan daya tahan dimana mengurangi biaya perawatan. Kedua adalah Printable solar panel, solar panel ini lebih fleksibel, murah dan dapat di instalasi hampir disemua struktur, termasuk tenologi baru dimana banyak peluang untuk ditingkatkan. Yang terakhir adalah pengganti campuran aspal dengan plastik. Terdapat bahan campuran aspal yang disebut Bitumen sejenis minyak, bahan ini bisa diganti dengan plastik yang tentunya dapat mengurangi jumlah plastik yang tidak terpakai.

Komentar