3105 MAHASISWA BARU UNTAG SURABAYA IKUTI PKKMB SECARA VIRTUAL

Senin (21/9), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi memulai pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2020/2021. PKKMB yang dilaksanakan perdana secara daring ini diikuti oleh 3105 Mahasiswa Baru (maba) selama empat hari berturut-turut, Senin hingga Kamis (21-24/9) mendatang. Momen PKKMB menjadi wadah bagi Perguruan Tinggi untuk memudahkan mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan kampus.

“Membangun Generasi Berkarakter Nasionalis Menuju Indonesia Maju”, merupakan tema yang diusung dalam PKKMB kali ini. Ketua Pelaksana PKKMB, Dra. Ec. Ida Ayu Sri Brahmayanti, MM., menjelaskan, “Dalam PKKMB kali ini, kami ingin memperkenalkan ciri khas Untag Surabaya kepada mahasiswa baru.” Ciri khas yang ia maksud tercermin dalam 5 Basis Nilai Karakter Untag Surabaya: Kebangsaan, Kejujuran, Kecerdasan, Keberagaman dan Kreativitas. Maba Untag Surabaya mendapat berbagai materi yang menggambarkan nilai-nilai kebangsaan Kampus Merah Putih. Misalnya, materi Wawasan Kebangsaan, materi Pendidikan Norma, Etika, Karakter, Kepribadian dan Spiritual, Materi Pendidikan Anti Penyalahgunaan Napsa, Materi Kampus Merdeka hingga Materi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan.

Materi perundungan menjadi materi baru dalam PKKMB kali ini, “Generasi sekarang kadang-kadang menganggap guyonan sebagai sesuatu yang normal, padahal guyonan mereka bisa termasuk dalam kategori perundungan,” jelas koordinator acara, Karolin Rista, S.Psi., M.Psi. Sebagai Kampus Nasionalis yang menjunjung 5 Basis Nilai Karakter, Karolin berharap setelah mendapat materi Perundungan, maba mampu memahami 5 Basis Nilai Karakter sebagai wawasan dasar yang ada di Untag Surabaya. Sejalan dengan hal tersebut, Untag Surabaya menghadirkan narasumber-narasumber yang ahli di bidangnya untuk mendukung terbentuknya mahasiswa baru Untag Surabaya menjadi generasi tangguh yang siap membawa kemajuan untuk Indonesia.

Sebagai upaya Kampus untuk mencegah serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia, pelaksanaan PKKMB dilakukan secara daring, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, melalui materi “Jelajah Kampus”, maba diajak “berkeliling” Untag Surabaya sehingga tetap bisa mengenal bangunan kampus. Karolin menuturkan, “Kami berharap meski PKKMB terlaksana dengan metode daring, tapi mahasiswa baru tidak merasa jauh dengan Universitas, karenanya kami mengupayakan meski tidak menginjakkan kaki secara langsung di kampus, maba bisa merasakan atmosfir dari Untag Surabaya”.

Dalam momen ini, 7 dari 19 perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing program studi, mewakili peserta daring melakukan penandatangan Pakta Integritas berisi komitmen Anti Narkoba, Anti Plagiasi dan Anti Radikalisme secara langsung (offline) bertempat di Gedung Graha Widya lantai 2 Untag Surabaya bersama dengan jajaran Rektorat. Selain itu, 19 mahasiswa baru tersebut menjadi perwakilan mahasiswa saat prosesi pengukuhan. Pada momen yang sama, Rektor Untag Surabaya juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa beprestasi.

Komentar